Contoh Surat Kesepakatan Pembagian Harta Gono-gini

[Tempat], [Tanggal]

Perihal: Surat Kesepakatan Pembagian Harta Gono Gini

Yang bertanda tangan di bawah ini:

  1. [Nama Lengkap Suami], lahir di [Tempat Lahir], pada tanggal [Tanggal Lahir], dengan nomor KTP [Nomor KTP] dan alamat [Alamat Lengkap Suami].
  2. [Nama Lengkap Istri], lahir di [Tempat Lahir], pada tanggal [Tanggal Lahir], dengan nomor KTP [Nomor KTP] dan alamat [Alamat Lengkap Istri].

Keduanya menyatakan bahwa:

  1. Bahwa keduanya telah menikah pada tanggal [Tanggal Pernikahan], dan telah menjalani rumah tangga selama [Jumlah Tahun Menjalani Rumah Tangga] tahun.
  2. Bahwa selama menjalani rumah tangga, keduanya telah mengumpulkan harta bersama dalam bentuk [Jenis Harta Gono Gini], yaitu:

    a. [Jenis Harta] sebesar [Nilai Harta] yang terletak di [Alamat Harta], b. [Jenis Harta] sebesar [Nilai Harta] yang terletak di [Alamat Harta], c. [Jenis Harta] sebesar [Nilai Harta] yang terletak di [Alamat Harta], dan d. [Jenis Harta] sebesar [Nilai Harta] yang terletak di [Alamat Harta].

  3. Bahwa keduanya telah sepakat untuk melakukan pembagian harta gono gini tersebut secara adil dan seimbang.

Maka dengan ini, keduanya sepakat untuk melakukan pembagian harta gono gini tersebut dengan rincian sebagai berikut:

  1. Harta yang terletak di [Alamat Harta] dengan jenis [Jenis Harta] senilai [Nilai Harta] akan menjadi milik [Nama Lengkap Suami].
  2. Harta yang terletak di [Alamat Harta] dengan jenis [Jenis Harta] senilai [Nilai Harta] akan menjadi milik [Nama Lengkap Istri].
  3. Harta yang terletak di [Alamat Harta] dengan jenis [Jenis Harta] senilai [Nilai Harta] akan menjadi milik [Nama Lengkap Suami].
  4. Harta yang terletak di [Alamat Harta] dengan jenis [Jenis Harta] senilai [Nilai Harta] akan menjadi milik [Nama Lengkap Istri].

Dengan pembagian tersebut, keduanya sepakat untuk tidak melakukan tuntutan dan gugatan di kemudian hari terkait dengan pembagian harta gono gini tersebut.

Demikian surat kesepakatan pembagian harta gono gini ini dibuat dan ditandatangani dengan kesadaran penuh oleh kedua belah pihak.